1.198 KK Terdampak Banjir di Pasuruan, Mensos Gus Ipul Pastikan Bantuan Logistik Merata
Banjir yang melanda Pasuruan wilayah timur, beberapa waktu lalu. (FOTO: Robert/TIMES Indonesia)

1.198 KK Terdampak Banjir di Pasuruan, Mensos Gus Ipul Pastikan Bantuan Logistik Merata

TIMES Pasuruan,Sabtu 24 Januari 2026, 18:02 WIB
10.7K
R
Robert Ardyan

PASURUANKementerian Sosial (Kemensos) RI telah mendistribusikan bantuan logistik kepada ribuan warga yang terdampak banjir di Kabupaten Pasuruan. Penyaluran bantuan ini dilakukan, menyusul bencana banjir yang melanda wilayah Pasuruan timur pada Selasa, 20 Januari 2026 lalu. 

Menteri Sosial Saifullah Yusuf, atau yang akrab disapa dengan Gus Ipul, menegaskan komitmen Kemensos dalam penanganan bencana banjir ini. “Kementerian Sosial terus berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Pasuruan dan pihak terkait dalam penanganan banjir di Pasuruan,” terang Gus Ipul. 

Seperti diketahui, banjir di Pasuruan disebabkan oleh intensitas hujan lebat yang memicu luapan air dari Sungai DAS Rejoso dan Sungai Andil. Hujan deras yang mulai terjadi sejak sore hari tanggal 20 Januari, mengakibatkan ratusan rumah di beberapa desa terendam air dengan ketinggian bervariasi antara 40 hingga 75 sentimeter. 

Wilayah yang paling parah terdampak berada di Kecamatan Winongan dan Grati, meliputi Desa Winongan Kidul, Desa Winongan Lor, Desa Bandaran, Desa Lebak, Desa Sidepan, Desa Prodo, dan Desa Kebrukan serta Desa Kedawung. Total sebanyak 1.198 Kepala Keluarga (KK) dilaporkan menjadi korban banjir. 

Namun tidak ada laporan mengenai warga yang mengungsi, sebagian besar tetap memilih untuk tetap bertahan di rumah masing-masing. "Tidak ada yang mengungsi, semua masih bertahan. Namun anggota siap siaga di lapangan untuk pemantauan, evakuasi serta penyaluran logistik", ujar Sugeng Hariyadi selaku Kalaksa BPBD Kabupaten Pasuruan. Meskipun banjir berangsur surut, namun dengan kondisi cuaca yang memburuk saat ini, tim masih mengantisipasi adanya banjir susulan. 

Upaya penanganan di lapangan melibatkan sinergi antara Kemensos, Dinas Sosial setempat, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, Polri, serta tim Taruna Siaga Bencana (Tagana) dan relawan. Mereka secara aktif memantau debit air dan memastikan bantuan logistik tersalurkan dengan baik. 

“Saat ini, proses asesmen dan pendataan masih berlangsung untuk memastikan penanganan korban terdampak dilakukan secara menyeluruh,” tambah Mensos. Gus Ipul menekankan pentingnya data akurat untuk respons yang efektif dan tepat. Bantuan logistik yang dikirimkan dari pemerintah pusat, berasal dari Gudang Kemensos di Sentra Terpadu Soeharso Solo. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Robert Ardyan
|
Editor:Faizal R Arief

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Pasuruan, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.